
Kabupaten Bandung: Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat bekerja sama dengan Ikatan Keluarga Universitas Pasundan (UNPAS) menggelar acara Literasi Media dengan tema "Urgensi Penyiaran Berkeadilan" di RM Saung Soreang, Kabupaten Bandung.
Acara yang berlangsung pada hari ini dihadiri oleh sejumlah anggota Ikatan Keluarga UNPAS yang penuh antusias, karena topiknya menarik dan menyangkut hajat hidup masyarakat umumnya.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya penyiaran yang adil dan berimbang.
Dalam sambutannya, Ketua KPID Jabar, Adiyana Slamet menyampaikan, bahwa masalah penyiaran berkeadilan sudah sampai pada tahap darurat, sehingga negara harus hadir mengaturnya. Terutama media berbasis internet.
"Kami hadir dan terus menggencarkan acara seperti ini karena kami prihatin dengan banyaknya konten merugikan yang beredar tanpa pengawasan. Media berbasis over-the-top (OTT) seperti Netflix dan YouTube menghadirkan tantangan besar karena kurangnya regulasi yang ketat," kata Adiyana.
Hal ini menurut Adiyana mengkhawatirkan banyak pihak, terutama orang tua, yang takut akan dampak negatif pada generasi muda kita. Keamanan dan pengawasan media sangat penting untuk melindungi masyarakat dan menjaga kualitas informasi.
Adiyana juga menyebutkan bahwa di negara-negara lain, terutama di Eropa, semua media berbasis internet diawasi dengan ketat, terutama layanan OTT seperti Netflix dan YouTube.
"Di Jerman, misalnya, karena mereka adalah negara federal, pengawasan media dilakukan dengan sangat ketat. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya regulasi yang kuat untuk menjaga kualitas dan keamanan konten yang disajikan kepada publik," tambahnya.
Acara ini diisi dengan berbagai sesi diskusi yang membahas aspek penyiaran, mulai dari regulasi hingga praktik terbaik dalam menghadirkan informasi yang berimbang. Para anggota Ikatan Keluarga UNPAS yang hadir aktif berpartisipasi, menunjukkan kepedulian mereka terhadap isu ini.
Ajeung, salah satu peserta sekaligus anggota Ikatan Keluarga UNPAS, mengungkapkan bahwa acara ini sangat bermanfaat dan memberikan wawasan baru.
"Kami jadi lebih memahami bagaimana media harus bekerja dan peran kita sebagai masyarakat dalam mendukung penyiaran yang adil," ujarnya.
KPID Jabar berharap melalui kegiatan ini, masyarakat, khususnya generasi muda dan komunitas akademik, dapat lebih kritis dan bertanggung jawab dalam mengonsumsi serta menyebarkan informasi.
Mereka juga berharap kegiatan serupa dapat terus digelar di berbagai daerah untuk memperkuat literasi media di Indonesia.
Tampil sebagai pembicara adalah Komisioner KPID Jawa Barat Syaefurrahman Albanjary dan Dosen Fisip UNPAD Erwin Kustiman.***
Penulis: Admin



